Resume Buku Totto Chan: Gadis Cilik Di Jendela

tottochan-55ca0bf584afbd690d58e592
Indonesia Bisa — Buku ini bercerita tentang seorang anak gadis yang bernama Totto Chan, Nama aslinya adalah Tetsuko Kuroyanagi, yang tak lain adalah pengarang buku ini dia menuliskan pengalamannya semasa kecilnya sendiri di buku ini. Ayahnya memanggil dia dengan sebutan Totski.

Totto Chan adalah seorang anak kecil yang penuh semangat masuk ke sekolah dasar, namun di sekolah pertama Totto Chan dikeluarkan karena sikapnya yang kadang dianggap aneh oleh gurunya. Kebiasaannya seperti memandang keluar jendela berlama-lama, menunggu rombongan pemusik jalanan, membuka tutup meja secara berulang-ulang kali membuat habis kesabaran gurunya. Akhirnya ibunya memutuskan untuk mencarikan sekolah lain yang bisa menerima Totto Chan.

Setelah dikeluarkan dari sekolah, Totto Chan didaftarkan oleh ibunya ke sekolah Tomoe (Tomoe Gakuen). Di sekolah barunya, Totto Chan merasa sangat gembira. Hal tersebut dikarenakan apa yang dijalaninya di Tomoe sangat berbeda dari sekolahnya yang lama, bahkan mungkin sekolah-sekolah lainnya pada waktu itu. Di Tomoe, murid-murid belajar di gerbong kereta yang dijadikan sebuah kelas, sehingga Totto Chan dan teman-temannya dapat belajar sambil menikmati pemandangan di luar gerbong dan membayangkan sedang melakukan perjalanan. Selain itu, murid-murid di Tomoe diperbolehkan untuk mengubah urutan pelajaran sesuai keinginan mereka. Hal-hal itulah yang membuat sekolah tersebut menjadi unik.

Di Tomoe, Totto Chan tidak hanya belajar mengenai pelajaran akademis semata, tetapi dia juga belajar tentang nilai-nilai kehidupan, seperti tentang persahabatan, rasa hormat, menghargai dan menghormati orang lain serta kebebasan untuk menjadi diri sendiri, meskipun mungkin dia belum menyadarinya. Totto Chan mengalami berbagai kisah dan cerita dalam kehidupan sehari-hari yang dilaluinya di Tomoe Gakuen, tentunya juga dengan kepolosan yang dimilikinya.

Sistem pendidikan di Tomoe Gakuen sangat berbeda dengan sekolah konvensional lainnya. Di sana, murid-murid boleh mengubah urutan pelajaran sesuai dengan minat mereka. Ada yang memulai dengan belajar fisika, ada yang memilih menggambar, ada yang ingin belajar bahasa dulu, pokoknya bebas. Tak jarang pula kepala sekolah mengajak jalan-jalan para murid sambil menjelaskan apa saja yang mereka lihat saat jalan-jalan. Tanpa disadari oleh para murid, mereka telah belajar banyak hal, dengan cara yang sangat menyenangkan. Belum pernah Totto Chan merasa segirang ini saat bersekolah. Ia merasa kerasan di Tomoe Gakuen. Selain karena cara belajarnya menyenangkan, ia juga punya banyak teman dan kepala sekolah yang sayang kepada semua murid. Totto Chan yang awalnya dianggap nakal ternyata adalah anak yang baik. Hal ini terlihat dari betapa ia sangat menyayangi teman-temannya, yang beberapa di antara mereka memiliki cacat fisik.

Kita bisa mengambil kesimpulan bahwa dalam proses belajar mengajar dalam pendidikan anak usia sekolah dasar berbeda dengan anak-anak usia sekolah menengah. Para murid sekolah dasar lebih senang belajar dengan metode yang berbeda. Yaitu biasa disebut bermain sambil belajar. Para siswa sekolah dasar menyenangi metode balajar yang menyenangkan dan tidak monoton.

Dalam kurikulum pendidikan Sekolah Dasar Indonesia menerapkan belajar sesuai dengan apa yang sudah di atur dalam kurikulum. Para siswa mau tidak mau suka tidak suka harus mengikuti semua pelajaran yang mungkin sebagian dari mereka menganggap pelajaran tersebut tidak menarik atau malah membuat stres. Hal ini menjadikan semangat belajar para siswa sekolah dasar menurun.

Kita bisa mencontoh sekolah Tomoe Gakuen dalam novel ini yang memperbolehkan siswanya untuk belajar sesuai minat dan kemampuan mereka. Setiap siswa pasti memiliki kesenangan masing-masing yang dapat mereka kembangan sejak dini. Namun keharusan untuk belajar pelajaran pokok seperti matematika, bahasa dan ilmu pengetahuan bisa diterapkan dalam metode yang berbeda dan menyenangkan agar para murid tidak bosan dengan materi-materi yang diberikan. Setelah itu para siswa boleh mengikuti kegiatan yang mereka gemari seperti bermain musik menari atau olahraga.

[Indonesia Bisa/Kompasiana]

 

Link download buku Toto Chan: http://muna.staff.iainsalatiga.ac.id/wp-content/uploads/sites/65/2015/10/novel-toto-chan.pdf

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s